MakassarNewsWoman

Dekranasda Makassar Gelar Pelatihan Batik Lontara untuk Lestarikan Aksara Lontara

Karena itu, pelestarian aksara lontara perlu terus diupayakan agar tidak hilang ditelan zaman.

“Pelatihan ini menjadi salah satu terobosan penting untuk memodernkan aksara Lontara agar lebih dekat dengan generasi muda. Pengembangan motif batik dinilai menjadi media yang efektif untuk memperkenalkan kembali aksara tersebut melalui fashion,” ujarnya.

Melinda mengakui Makassar bukan daerah pembatik tradisional seperti Jawa. Namun, katanya, Dekranasda ingin mendorong lahirnya identitas baru melalui batik lontara yang lebih menarik dan memiliki ciri khas lokal.

BACA JUGA  OJK Sulselbar dan BPS Provinsi Sulsel Resmi Buka Pelatihan Petugas SNLIK 2026 di Makassar

“Melalui pelatihan ini, kami ingin menunjukkan bahwa batik lontara juga dapat dibuat lebih modis, berkelas, dan wearable untuk berbagai kesempatan,” ujarnya

Melinda juga mengapresiasi Tendri, satu-satunya pembatik lontara di Makassar yang selama ini konsisten mengembangkan batik lontara.

Ia berharap melalui pelatihan ini akan lahir lebih banyak pembatik baru yang mampu berkarya dan memperluas pasar batik lontara.

Ia juga menyinggung maraknya penggunaan batik print yang tidak diproduksi oleh perajin lokal. Melinda menegaskan bahwa Dekranasda harus mendukung karya para perajin, bukan mempromosikan produk print.

BACA JUGA  Pererat Silaturahmi Antar Lembaga, Ketua TP PKK Dampingi Wali Kota Makassar Silaturahmi ke Forkopimda di Moment Hari Raya Idulfitri

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button