
Keberadaan ayam ALOPE UNHAS-1, yang telah dirilis oleh Kementerian Pertanian sebagai salah satu galur ayam kampung unggul nasional, menjadi bukti nyata komitmen Unhas dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan No Poverty, melalui inovasi berbasis riset.
Dekan Fakultas Peternakan Unhas, Prof. Dr. Syahdar Baba menuturkan bahwa Fakultas Peternakan Unhas juga mendorong Pemerintah Kabupaten Barru untuk mendirikan unit pembibitan ayam ALOPE UNHAS-1, sehingga Barru diharapkan dapat menjadi daerah mandiri bibit ayam.
Selain itu, pengembangan inovasi pakan berbahan baku lokal turut didorong guna menurunkan biaya produksi dan meningkatkan daya saing ayam yang dihasilkan.
“Saat ini, pembangunan fasilitas breeding masih dalam proses, dengan kapasitas awal yang direncanakan mencapai 500 ekor day old chick (DOC) per pekan. Produksi DOC ditargetkan meningkat menjadi 1.000 ekor per pekan pada September 2026” jelas Prof. Syahdar Baba.
Secara keseluruhan, program ini menargetkan peningkatan pendapatan bagi sekitar 150 rumah tangga rentan miskin di Kabupaten Barru.





