
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Barru, Ir. Ahmad, menyampaikan bahwa pelaksanaan program akan dikawal oleh tim teknis khusus yang telah disiapkan oleh dinas terkait.
Sementara itu, Kepala Bidang Peternakan, Syahrir, S.Pt., menekankan pentingnya pelatihan bagi pendamping lapangan agar proses introduksi teknologi kepada rumah tangga penerima manfaat dapat berjalan optimal.
Ia mengingatkan bahwa tanpa penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang tepat, capaian program berpotensi tidak maksimal.
(*)





