MakassarNewsWoman

Alarm Sosial 2025: DPPPA Makassar Tangani 1.222 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Berdasarkan rincian unit layanan, UPTD-PPA menangani 690 kasus, terdiri dari 192 korban dewasa dan 498 korban anak.

Puspaga menangani 45 kasus, sementara Shelter Warga menangani 487 kasus. Dari sisi jenis kelamin, korban perempuan masih mendominasi dengan 841 orang atau sekitar 69 persen, sementara korban laki-laki di bawah usia 18 tahun tercatat 381 orang atau sekitar 31 persen.

Jenis kasus yang paling banyak ditangani meliputi kekerasan terhadap anak sebanyak 516 kasus, kekerasan terhadap perempuan 247 kasus, dan kekerasan dalam rumah tangga 199 kasus.

BACA JUGA  DPPPA Makassar Gelar Bimtek PPRG 2025, Dorong Perencanaan Pembangunan Berkeadilan Gender

Selain itu, terdapat 167 kasus anak berhadapan dengan hukum, serta sejumlah kasus lain seperti rekomendasi nikah, hak asuh anak, korban napza, hingga kasus yang melibatkan penyandang disabilitas.

Berdasarkan wilayah, kasus tertinggi tercatat di Kecamatan Tamalate dengan 97 kasus, disusul Panakkukang 89 kasus, dan Rappocini 68 kasus.

Sementara dari sisi usia, korban terbanyak berada pada rentang 12–18 tahun dengan 362 kasus.

Sebagai penutup, DPPPA Kota Makassar menegaskan komitmen pemerintah melalui penguatan regulasi, perluasan Shelter Warga, penerapan keadilan restoratif, serta penguatan jejaring dengan berbagai pihak.

BACA JUGA  Danny Pomanto Ucapkan Selamat Mengemban Amanah Sebagai Pemimpin Makassar Baru Untuk Appi-Aliyah

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button