
Pada sektor pasar modal, OJK melaporkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 8.646,94 per 31 Desember 2025, menguat 22,13 persen secara tahunan (year on year).
Sepanjang tahun 2025, IHSG mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) sebanyak 24 kali, dengan kapitalisasi pasar saham mencapai Rp16.005 triliun.
Rerata Nilai Transaksi Harian (RNTH) saham juga mencapai rekor tertinggi sebesar Rp27,19 triliun pada Desember 2025.
Dari sisi investor, jumlah investor pasar modal domestik meningkat signifikan, dengan penambahan 694 ribu investor baru pada Desember 2025.
Secara tahunan, jumlah investor pasar modal tumbuh 36,95 persen menjadi 20,36 juta investor.
Sementara itu, penghimpunan dana oleh korporasi melalui pasar modal sepanjang 2025 melampaui target, dengan total realisasi mencapai Rp274,80 triliun.
OJK juga mencatat perkembangan positif pada sektor Bursa Karbon. Sejak diluncurkan hingga akhir Desember 2025, total volume transaksi Bursa Karbon mencapai 1,81 juta tCO₂e, dengan nilai transaksi akumulatif sebesar Rp87 miliar dan melibatkan 150 pengguna jasa.





