
Dia mengaku teringat pada peluncuran Program Layanan Syariah BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2021 yang juga dimulai dari satu daerah dan kini berkembang secara nasional.
Menurutnya, langkah Pemerintah Kota Makassar memiliki potensi yang sama untuk berkembang dan direplikasi secara luas.
“Hari ini saya menyaksikan langsung satu program yang insyaallah akan menginspirasi secara nasional. Program ini dimulai dari Kota Makassar dan dapat menjadi role model bagi daerah lain, karena kami meyakini jaminan sosial harus dihadirkan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Pramudya juga menekankan bahwa pencapaian Universal Coverage Jaminan Sosial tidak dapat hanya mengandalkan pembiayaan dari APBD, mengingat keterbatasan fiskal daerah.
Oleh karena itu, kehadiran Sistem Keagenan PERISAI dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong partisipasi masyarakat secara mandiri.
“Kami memahami bahwa fiskal daerah tidak pernah tidak terbatas. Karena itu, program yang diluncurkan hari ini menjadi sangat strategis, karena menghadirkan agen PERISAI sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam memperluas jaminan sosial,” jelasnya.





