
Dalam sambutannya, Baharuddin Iskandar menegaskan bahwa institusinya berkomitmen memberikan pengawalan intensif bagi peserta didik dalam menentukan arah studi.
“Kami memfasilitasi pengembangan wawasan siswa melalui webinar berkala yang menghadirkan alumni-alumni berprestasi dari berbagai PTN favorit. Hal ini bertujuan agar para siswa mendapatkan referensi riil serta strategi aplikatif dalam menghadapi seleksi nasional,” jelas Baharuddin.
Memasuki sesi inti, Prof. Muhammad Aswad melakukan bedah materi mengenai struktur kurikulum pendaftaran, pembagian kuota setiap jalur seleksi, hingga analisis tingkat kompetisi (keketatan) program studi berdasarkan rumpun keilmuan.
“Pemilihan program studi menuntut ketajaman analisis siswa dalam menyelaraskan kemampuan akademis dengan rasio keketatan prodi. Pengenalan terhadap variabel penilaian dan ambang batas kelulusan menjadi kunci dalam mengoptimalkan probabilitas kelulusan,” papar Prof. Aswad.
Sejalan dengan hal tersebut, Prof. Syamsu Rijal memaparkan profil institusional Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik nasional. Ia menguraikan diversitas program studi, keunggulan fasilitas riset, hingga ekosistem prestasi mahasiswa yang menjadi indikator kualitas pendidikan di kampus berjuluk Ayam Jantan dari Timur tersebut.





