
Pada aspek pendaftaran non-nasional, Nurjannah Abdullah menguraikan skema Jalur Mandiri, terutama jalur Prestasi Olahraga, Seni, dan Keilmuan (POSK). Beliau turut memberikan atensi khusus pada integrasi bantuan pendidikan melalui KIP-Kuliah serta pentingnya akurasi data administratif.
“Ketertiban dan validitas administratif merupakan prasyarat mutlak yang tidak boleh diabaikan. Kesalahan data sekecil apapun dapat berimplikasi fatal pada status kelulusan siswa, sehingga ketelitian sejak tahap awal pendaftaran sangat kami tekankan,” tegas Nurjannah.
Melalui upaya deseminasi ini, Unhas berharap dapat membangun pola pikir yang lebih strategis bagi calon mahasiswa di Kabupaten Pinrang untuk menavigasi proses seleksi masuk perguruan tinggi dengan penuh integritas dan kesiapan yang matang. (*/san)





