
Metode ini bertujuan mengoptimalkan stimulasi sensorik, motorik, dan kemampuan komunikasi anak, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.
Ketua FKPPI Sulsel itu juga menegaskan bahwa kehadiran Sunny Kids sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar yang unggul, inklusif, religius, dan berkelanjutan, khususnya pada pilar inklusivitas yang menekankan kesetaraan akses layanan pendidikan dan kesehatan bagi seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas.
“Kami berharap dengan suasana pembelajaran outdoor dan metode terapi yang menyenangkan, anak-anak berkebutuhan khusus dapat tumbuh dan berkembang tanpa rasa minder, serta memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Makassar, terdapat sekitar 600 anak usia PAUD yang membutuhkan layanan pendidikan dan terapi khusus.
Oleh karena itu, Pemerintah Kota Makassar berharap Sunny Kids dapat menjalin kolaborasi berkelanjutan, termasuk membuka peluang kuota maupun program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami menitipkan harapan agar Sunny Kids juga dapat memberikan perhatian kepada anak-anak yang membutuhkan layanan terapi namun memiliki keterbatasan ekonomi, sehingga manfaat kehadiran pusat terapi ini dapat dirasakan lebih luas,” ungkapnya.





