Polisi Tunggu Hasil Labfor dan Visum untuk Ungkap Penyebab Kematian Selebgram Lula Lahfah
Penyidik juga telah memeriksa sekitar 10 saksi, termasuk asisten rumah tangga (ART), sopir, teknisi apartemen, serta kekasih korban.
Informasi ini diharapkan memperkuat kronologi kejadian menjelang penemuan Lula Lahfah dalam kondisi tak bernyawa di unit apartemennya.
Sejauh ini, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh jenazah berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.
Hal tersebut juga menjadi salah satu alasan pihak keluarga menolak dilakukannya autopsi lanjutan yang biasa dilakukan untuk mengungkap sebab kematian secara forensik.
Budi menjelaskan bahwa keputusan keluarga ini berdasarkan pada hasil visum luar yang menunjukkan tidak adanya tanda kekerasan atau penganiayaan.
Ia menambahkan bahwa proses pemeriksaan lanjutan tetap berjalan, termasuk meminta keterangan pihak keluarga dalam penyelidikan.
“Karena, pertama tidak adanya tanda-tanda kekerasan, tidak adanya tanda-tanda penganiayaan. Sehingga pihak keluarga memutuskan menerima dan tidak ingin dilakukan bedah mayat atau lebih kita kenal dengan autopsi,” kata Budi Hermanto.
Pihak kepolisian juga tengah mendalami riwayat kesehatan korban yang sempat menjalani pengobatan, termasuk pemeriksaan terhadap dokter yang pernah merawat Lula Lahfah serta dokumen medis yang ditemukan di TKP.





