Lifestyle

Tanda Depresi pada Anak yang Sering Terabaikan Orang Tua, Berdasarkan Fakta dan Penelitian

SOLUSIMEDIA.ID — Masalah kesehatan mental pada anak, khususnya depresi, kian menjadi sorotan para tenaga kesehatan dan psikolog, seiring dengan meningkatnya angka kasus di berbagai belahan dunia.

Meski demikian, banyak tanda depresi pada anak yang masih sering terabaikan atau disalahartikan oleh orang tua sebagai perilaku biasa atau “fase perkembangan”.

Depresi pada anak bukan sekadar kesedihan sesaat; kondisi ini merupakan gangguan emosional yang dapat memengaruhi keseharian anak, termasuk hubungan keluarga, prestasi sekolah, dan kemampuan bersosialisasi.

Menurut data dari lembaga kesehatan anak, hingga 3% anak dan 8% remaja mengalami depresi dalam rentang usia sekolah, namun kurang dari separuhnya mendapatkan perawatan yang tepat.

BACA JUGA  Habitat Serbaguna, Unjuk Kreatifitas di Zona 5 F8 Makassar

Ahli kesehatan mental mengingatkan bahwa gejala depresi pada anak sering kali berbeda dari orang dewasa dan dapat mudah terlewatkan. Berbagai tanda berikut ini perlu menjadi perhatian orang tua:

Tanda Emosional dan Perilaku

  • Anak tampak mudah marah, tersinggung, atau mudah frustrasi tanpa alasan jelas.
  • Anak sering menunjukkan perasaan sedih berkepanjangan atau tampak tidak bahagia dalam waktu lama.
  • Anak menarik diri dari teman, keluarga, dan aktivitas yang dulu disukai.
  • Anak menjadi lebih sensitif terhadap penolakan atau kritik.
BACA JUGA  Cerita di Balik Gigitan pada Logo Apple yang Mendunia

Tanda Fisik dan Kognitif

  • Perubahan nafsu makan — baik menurun atau meningkat secara drastis.
  • Gangguan tidur — sulit tidur di malam hari, tidur berlebihan, atau bangun terlalu pagi tanpa alasan.
  • Sulit berkonsentrasi dan penurunan prestasi sekolah.
  • Keluhan fisik berulang seperti sakit kepala atau sakit perut tanpa penyebab medis yang jelas.

Menurut UNICEF, perbedaan ini sering membuat orang tua dan lingkungan melihat kondisi depresi sebagai masalah perilaku biasa, sehingga intervensi dini sering terlambat dilakukan.

Lihat Semua

1 2Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button