
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan ribuan ulama dan nahdliyin sebagai bagian dari tanggung jawab negara terhadap kesejahteraan umat.
“Pelayanannya akan terbaik, dan saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” ujar Presiden Prabowo Subianto.
Komitmen ini disambut baik berbagai pihak yang selama ini mengharapkan penguatan layanan haji tanpa mengesampingkan keterjangkauan bagi jamaah.
Selain biaya, peningkatan fasilitas pendukung seperti hunian, kesehatan, transportasi, dan pembinaan jamaah juga menjadi sorotan utama dalam reformasi layanan haji.
Dengan realisasi Kampung Haji Indonesia di Makkah dan upaya menurunkan biaya haji, pemerintah menegaskan arah kebijakan strategisnya dalam mendorong pelayanan ibadah haji yang lebih baik, nyaman, dan berkelanjutan — sekaligus menjadi jawaban atas harapan jutaan calon jamaah haji di Tanah Air.
(*)





