
Merdeka Institute adalah lembaga pemikir, peneliti, dan pelaksana survei yang didirikan oleh para jurnalis alumni Harian Merdeka dan Rakyat Merdeka.
Berkantor pusat di Jalan Perjuangan, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Merdeka Institute berfokus pada masalah sosial, politik, ekonomi, dan kebangsaan.
Sementara, JMSI adalah jaringan media siber yang dideklarasikan pada 8 Februari 2020 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
JMSI yang merupakan salah satu konstituen Dewan Pers dan berkantor pusat di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur itu saat ini memiliki sekitar 990 anggota yang terdiri dari perusahaan penerbit media online di Indonesia.
Direktur Utama Merdeka Institute Mulia Siregar menekankan perlunya meningkatkan kualitas SDM media di tengah disrupsi media massa sebagai imbas dari perkembangan teknologi digital, khususnya dengan hadirnya media sosial.
“Awak media harus terus meningkatkan skill, memperluas pengetahuan, dan terus belajar agar tidak terkena dampak disrupsi media,” ujar Mulia Siregar usai penandatanganan MoU.
Merdeka Institute yang diawaki pada jurnalis senior, kata Mulia, memiliki posisi strategis dan berkepentingan untuk turut meningkatkan kualitas SDM media.





