NewsRegionalRegionalSulawesi

1.024 Anak Jalanan dan Gepeng Jadi Sorotan, Wagub Sulsel Gerakkan Kolaborasi

“Wakil Gubernur sangat cerdas menangkap momentum dengan mempertemukan seluruh stakeholder. Tidak lama lagi kita masuk Ramadan, yang biasanya terjadi lonjakan anak jalanan. Ini menjadi alarm bagi kita semua untuk melakukan langkah preventif dan penanganan yang lebih manusiawi,” ujar Abdul Malik Faisal.

Ia menegaskan, ke depan penanganan akan dilakukan dengan pendekatan humanis, mulai dari identifikasi kantong kemiskinan, pemenuhan kebutuhan dasar anak dan keluarga, hingga fasilitasi aktivitas yang lebih aman selama Ramadan.

BACA JUGA  Jalan Sehat FKPPI–KBPP Polri, Aliyah: Kebersamaan Jadi Modal Pembangunan

“Anak-anak ini hadir di jalan bukan karena kesalahan mereka, tapi karena keterpaksaan. Maka pendekatan kita harus manusiawi, menyentuh orang tuanya, dan membuka akses penghidupan yang lebih layak,” tambahnya.

Dari perspektif anak, Ketua Forum Anak Sulawesi Selatan, Andi Azizah Tenri Wello, menyoroti tingginya angka anak putus sekolah dan anak tidak sekolah yang dipicu oleh keterbatasan akses pendidikan serta lemahnya dukungan keluarga.

Ia menyebutkan bahwa meskipun pendidikan bersifat gratis, masih terdapat biaya tidak langsung yang memberatkan anak dan orang tua, seperti kebutuhan transportasi dan kegiatan sekolah.

BACA JUGA  Hadapi Tantangan Global, Wagub Fatmawati Rusdi Tekankan Strategi Ekonomi Sulsel yang Tangguh di LPI 2025

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button