
Kepala Bappeda Makassar, Dahyal, memaparkan bahwa seluruh rancangan program merupakan hasil penjaringan Musrenbang yang telah melalui proses sinkronisasi lintas perangkat daerah.
“Rancangan program ini merupakan rekomendasi yang kami terima dari SKPD teknis untuk dilaksanakan dalam beberapa tahun ke depan sebagai bagian dari arah pembangunan Kota Makassar,” ujarnya.
Dari sektor pendidikan, diusulkan rehabilitasi ruang kelas, penataan halaman sekolah, pengaktifan Unit Layanan Disabilitas (ULD), hingga penyediaan data Anak Tidak Sekolah (ATS) berbasis by name by address.
“Program pembagian baju sekolah gratis juga menjadi perhatian, dengan skema distribusi langsung ke sekolah-sekolah sebelum memasuki tahun ajaran baru,” tuturnya.
Di bidang kesehatan, program diarahkan pada peningkatan layanan di Kepulauan Sangkarrang, pelatihan bahasa isyarat bagi petugas, hingga penyusunan SOP pelayanan ramah disabilitas.
“Tak kalah penting, terdapat usulan klaim pembayaran pelayanan kesehatan bagi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar dan tidak mampu pada rumah sakit rujukan,” jelasnya.
Dinas PU memfokuskan program pada akses air bersih, sanitasi aman, infrastruktur jalan, drainase, dan pengendalian banjir.





