
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Inovasi pelayanan publik berbasis digital milik Pemerintah Kota Makassar mendapat panggung di tingkat regional ASEAN. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Dr. Muhammad Roem, mempresentasikan pengembangan Lontara+ sebagai salah satu praktik baik transformasi digital daerah dalam JAKI & Fellowship Cities Forum 2026 di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Forum yang mempertemukan pemerintah daerah, akademisi, pelaku industri, dan komunitas kota cerdas se-ASEAN tersebut menjadi kesempatan bagi Makassar untuk berbagi pengalaman dalam menyederhanakan layanan pemerintahan. Roem menjelaskan bagaimana ratusan sistem aplikasi yang sebelumnya berjalan terpisah mulai disatukan melalui satu ekosistem digital untuk memudahkan akses layanan bagi masyarakat.
Mengangkat tema “From Local Innovation to Regional Impact: Best Practices from ASEAN Smart Cities”, forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai percepatan transformasi digital dan pengembangan kota cerdas di kawasan.

Dalam pemaparannya, Roem mengatakan Lontara+ dikembangkan sebagai respons terhadap kondisi sistem digital Pemkot Makassar yang sebelumnya tersebar di berbagai perangkat daerah.





