
Adapun sub kegiatan konstruksi jalan dialokasikan Rp34.368.385.800 untuk 24 ruas jalan, yang saat ini masih menunggu penyelesaian dokumen DED perencanaan. Kecamatan Manggala menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 12 ruas.
Tak hanya itu, Pemkot juga mengalokasikan Rp4.912.204.600 untuk pembangunan empat unit jembatan. Dua jembatan memasuki tahap persiapan tender, sementara dua lainnya dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan.
Zuhaelsi menegaskan, pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan kota yang lebih tertata, konektivitas yang lebih baik, serta layanan publik yang semakin optimal.
“Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tukasnya.
———————–
Tahun 2025:
– 105 ruas jalan aspal ditangani melalui belanja modal
– 1 ruas jalan ditangani melalui belanja hibah
– 135 ruas jalan lingkungan/lorong ditangani melalui belanja modal
Tahun 2026:
– 95 ruas jalan aspal direncanakan melalui anggaran pokok (tahap persiapan kontrak kerja)
– 118 ruas jalan lingkungan/lorong dianggarkan untuk penanganan
– 1 pekerjaan jalan lingkungan direncanakan di Pulau Langkai, namun belum terlaksana karena tidak ada penyedia jasa yang lolos evaluasi





