
“Masjid ini mudah-mudahan tidak hanya dipakai sebagai ritual salat lima waktu, tapi seyogianya menjadi pusat peradaban. Tempat membangun generasi Qur’ani, dengan pendidikan agama sejak tahap awal untuk anak-anak,” tuturnya.
Ia menegaskan seluruh program dan kegiatan pemerintah pada dasarnya ditujukan untuk kepentingan masyarakat.
Karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif warga agar kebijakan yang dijalankan tepat sasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Munafri juga menyinggung kebijakan Pemerintah Kota Makassar yang tahun ini melaksanakan pemilihan RT/RW secara langsung oleh masyarakat.
Menurutnya, langkah itu bertujuan menghadirkan ketua RT/RW yang memahami kondisi wilayah, mengenal karakter warganya, serta mampu menjadi perpanjangan tangan pemerintah.
“Inilah kami lakukan, supaya bisa menjadi mata dan telinganya pemerintah untuk melihat hal-hal apa lagi yang mungkin belum hadir pemerintah di tempat itu,” jelasnya.
Wali kota yang akrab disapa Appi itu berharap sinergi antara pemerintah, aparat kewilayahan, dan masyarakat dapat menyelesaikan berbagai persoalan sosial secara bersama.





