
Perbedaan Nutrisi dari Makanan dan Suplemen
Para peneliti juga menekankan perbedaan penting antara nutrisi dari makanan utuh dan suplemen sintetis.
Makanan alami mengandung serat, fitokimia, dan senyawa pelindung lain yang bekerja secara sinergis mengatur penyerapan dan metabolisme nutrisi.
Sebaliknya, suplemen menghadirkan nutrisi dalam bentuk terisolasi dan terkonsentrasi, yang dapat mengubah pola penyerapan serta respons metabolik tubuh.
Secara keseluruhan, para ahli sepakat bahwa suplemen dapat memberikan manfaat jika digunakan sesuai kebutuhan dan anjuran medis.
Namun, konsumsi berlebihan tanpa indikasi jelas justru berpotensi membawa risiko jangka panjang.
Masyarakat diimbau untuk mengutamakan asupan nutrisi dari makanan seimbang dan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi vitamin dosis tinggi secara rutin.
(*)





