
Rektor juga menekankan bahwa orientasi Unhas tidak semata pada peningkatan posisi dalam pemeringkatan, melainkan pada pembangunan sistem akademik yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
“Menjadi world class university bukan hanya tentang peringkat, tetapi tentang konsistensi dalam menghasilkan pengetahuan, inovasi, dan lulusan yang relevan dengan kebutuhan global. QS memberikan kerangka ukur, namun substansi utamanya tetap pada kualitas dan dampak yang kita bangun,” kata Prof. JJ.
Capaian ini sekaligus menempatkan Universitas Hasanuddin sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi di Indonesia yang berkontribusi dalam memperkuat visibilitas dan daya saing nasional dalam lanskap pendidikan tinggi global yang semakin kompetitif dan terdiferensiasi. (*/aya/dhs)





