
Ia juga menegaskan bahwa tema HJB ke-696, “To Masseddi Patarompoi Wanua Bone”, menjadi refleksi nilai kebersamaan dan semangat kolaborasi dalam membangun daerah yang mandiri dan berkelanjutan.
“Tema ini adalah panggilan jiwa untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam mewujudkan Bone yang maju dan bermartabat,” ungkap Andi Asman.
Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, menambahkan bahwa peringatan Hari Jadi Bone merupakan simbol persatuan sekaligus warisan nilai luhur yang harus terus dijaga.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang berdaya saing dengan tetap menjunjung tinggi nilai budaya.
Dengan kolaborasi tersebut, pembangunan di Kabupaten Bone diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
(*)





