
SOLUSIMEDIA.ID,MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar mempercepat penetapan kepala puskesmas definitif melalui seleksi terbuka yang transparan dan berbasis kompetensi.
Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan, seluruh tenaga kesehatan memiliki peluang yang sama, tidak hanya dokter, tetapi juga bidan dan tenaga kesehatan masyarakat.
Sebanyak 84 peserta mengikuti seleksi berjenjang sejak Maret 2026, mulai dari tes tertulis, uji kompetensi, hingga wawancara. Proses ini bertujuan menerapkan prinsip the right man on the right place dalam mengisi jabatan di 47 puskesmas.
Munafri menyebut langkah ini penting untuk mengakhiri dominasi status pelaksana tugas (Plt) yang selama ini dinilai membatasi kewenangan dan kinerja pimpinan puskesmas.
“Dengan langkah ini, diharapkan Kepala Puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan mampu bertransformasi menjadi institusi yang lebih adaptif, inovatif, dan responsif dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat di Kota Makassar,” jelas Munafri, Jumat (10/4/2026).
Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap akhir dan menunggu hasil penilaian sebelum pengukuhan. Pemkot menargetkan kepala puskesmas definitif segera dilantik guna memperkuat layanan kesehatan dasar.





