
Munafri menargetkan Makassar dapat meraih juara umum, setelah sebelumnya berada di posisi juara dua. Ia menegaskan pentingnya peningkatan prestasi sekaligus pembinaan generasi Qur’ani yang berakhlak dan berilmu.
“Tidak ada alasan tahun ini tidak juara umum,” tegasnya.
Selain target prestasi, Munafri juga mengingatkan peserta untuk menjaga adab, kekompakan, dan menjadikan MTQ sebagai sarana memperkuat silaturahmi serta nilai-nilai Al-Qur’an.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan bahwa keikutsertaan kafilah merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam membina generasi Qur’ani yang unggul dan berkarakter.
“Bukan hanya tilawah, tapi juga akhlak dan pengamalan nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Kepala Bagian Kesra Makassar, Muhammad Syarif, menyebut total kafilah berjumlah 105 orang, terdiri dari peserta, pelatih, dan ofisial. Mereka akan mengikuti 18 cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz, tafsir, hingga kaligrafi dan karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Seluruh peserta telah melalui seleksi ketat dan training center, sehingga Pemkot Makassar optimistis mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di MTQ Sulsel 2026.
Pemerintah Kota Makassar berharap dukungan masyarakat agar target juara umum dapat tercapai di ajang yang berlangsung di Kabupaten Maros tersebut.





