
“Yang paling penting di triwulan pertama bukan sekadar capaiannya, tapi ketepatan arah. Kalau arah sudah benar, baru kita gas. Jangan sampai kita cepat (serap anggaran), tapi salah arah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa setiap program dan kegiatan harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta kesejahteraan warga.
“Program dan kegiatan harus mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi daerah, serta kesejahteraan masyarakat Kota Makassar,” ujarnya.
Dalam konteks perencanaan, Bappeda Kota Makassar menilai pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen strategis seperti RPJMD dan rencana kerja perangkat daerah agar seluruh program berorientasi pada hasil (outcome) yang terukur.
Wali Kota juga menekankan perlunya pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien serta menghindari pemborosan dalam pelaksanaan program.
“Oleh karena itu, kita harus menjalankan anggaran secara efektif dan efisien, dengan memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.





