
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, tenaga pendidik, hingga masyarakat, untuk bersama-sama memperkuat ekosistem pendidikan inklusi di Kota Makassar.
“Kita ingin memastikan bahwa Makassar menjadi kota yang benar-benar ramah anak, di mana semua anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
Kegiatan pelatihan ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan inklusi di Kota Makassar, sekaligus memperkuat peran Guru Pendamping Khusus sebagai garda terdepan dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah.
(*)





