
Selain itu, Pemkot Makassar mengantisipasi tingginya jumlah peserta yang diperkirakan mencapai ribuan orang. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas pendukung seperti layanan kesehatan, pengamanan kawasan, dan rekayasa lalu lintas menjadi perhatian utama dalam perencanaan.
Koordinasi lintas sektor juga diperkuat mengingat Makassar kerap menjadi titik kumpul buruh dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Hal ini menuntut kesiapan yang lebih matang agar kegiatan tetap berjalan kondusif.
Dalam kesempatan tersebut, peserta aksi juga diimbau untuk tidak membawa anak-anak selama kegiatan berlangsung. Faktor cuaca panas serta durasi kegiatan yang cukup panjang menjadi pertimbangan utama demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama.
Pemerintah berharap peringatan May Day tahun ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi ruang yang tertib dan konstruktif bagi para pekerja dalam menyampaikan aspirasi mereka. Dengan persiapan yang matang, seluruh rangkaian kegiatan diharapkan dapat berlangsung aman dari awal hingga selesai. (*)





