Sekretaris Publication Management Center (PMC), Prof. Ir. Andi Dirpan, STP., M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa peningkatan kualitas jurnal tidak terjadi secara instan. Menurutnya, penguatan ekosistem publikasi terus dilakukan melalui pendampingan teknis, evaluasi rutin, hingga penyediaan infrastruktur digital yang mendukung profesionalisme pengelolaan jurnal.
Salah satu instrumen penting yang digunakan adalah Digital Commons by Elsevier, platform penerbitan ilmiah yang difasilitasi untuk jurnal-jurnal terindeks Scopus. Sistem ini membantu tata kelola editorial, visibilitas artikel, hingga integrasi dengan jejaring publikasi internasional.
Selain penguatan di Scopus, perhatian juga diarahkan pada peningkatan reputasi jurnal melalui indeksasi Web of Science (WoS). Sejumlah jurnal saat ini telah masuk dalam pemetaan pengembangan agar mampu memenuhi standar seleksi WoS, yang dikenal memiliki indikator ketat terkait kualitas sitasi, konsistensi terbitan, serta dampak akademik.
“Pengembangan jurnal ke depan tidak hanya berorientasi pada kenaikan kuartil Scopus, tetapi juga memperluas pengakuan internasional melalui indeksasi ganda di Scopus dan WoS. Strategi ini dinilai penting untuk memperkuat daya saing riset dan visibilitas karya ilmiah di tingkat global,” kata Prof. Andi Dirpan.





