MakassarNews

Inspektorat Kemenhaj Pantau Penyelenggaraan Haji di Embarkasi Makassar

Dalam pemantauan tersebut, tim juga mencermati perubahan mekanisme pembagian paspor dan boarding pass. Jika sebelumnya dokumen diberikan saat kedatangan melalui sistem pelayanan satu atap (one stop service), kini penyerahan dilakukan menjelang pemberangkatan.

Menurut Asep, kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi risiko dokumen tercecer atau hilang, terutama bagi jemaah yang berada di asrama lebih dari 24 jam. Kebijakan serupa juga telah diterapkan di sejumlah embarkasi lain.

Selain itu, hasil pemantauan mencatat beberapa hal yang perlu menjadi perhatian ke depan, di antaranya optimalisasi penggunaan kamar bagi jemaah lansia, penambahan fasilitas pegangan di kamar mandi atau toilet, serta penyesuaian ukuran seragam petugas kloter.

BACA JUGA  Pemkot Makassar dan PT Pertamina Teken MoU Program Ecoeduwisata Mangrove

“Untuk seragam, sebaiknya diberikan dalam bentuk bahan agar dapat disesuaikan dengan ukuran masing-masing petugas, sehingga lebih nyaman saat bertugas,” tambahnya.

Asep berharap kualitas pelayanan pada gelombang berikutnya dapat terus ditingkatkan. Berdasarkan hasil wawancara dengan jemaah, mayoritas menyatakan puas terhadap layanan yang diberikan.

“Secara umum pelayanan sudah sangat baik, tinggal ditingkatkan agar lebih optimal,” pungkasnya. (*)

Lihat Semua

Previous page 1 2

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button