
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 1447 H/2026 M Embarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, mengimbau seluruh jemaah haji agar meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan terkait kartu Nusuk yang beredar melalui pesan WhatsApp (WA) maupun SMS.
Dalam keterangannya, Ikbal menegaskan jemaah tidak boleh mudah mempercayai pesan yang memuat tautan mencurigakan dengan dalih pengurusan atau aktivasi kartu Nusuk.
“Kami menyampaikan kepada Bapak Ibu sekalian, jemaah haji, jangan mudah tertipu, jangan mudah percaya dengan link dan pesan yang masuk melalui WA tersebut,” ujarnya.
Ikbal yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Sulawesi Selatan menjelaskan, kartu Nusuk merupakan dokumen penting bagi jemaah selama berada di Arab Saudi.
Kondisi ini kerap dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi penipuan dengan mengatasnamakan petugas haji atau instansi resmi.
Karena itu, ia meminta jemaah agar selalu melakukan konfirmasi kepada petugas resmi apabila menerima informasi yang meragukan.
“Kami harapkan kepada Bapak Ibu agar senantiasa waspada terhadap penipuan yang beredar melalui WA maupun SMS,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ikbal menegaskan bahwa seluruh informasi resmi terkait layanan haji, termasuk kartu Nusuk, hanya disampaikan melalui kanal resmi Kemenhaj dan petugas kloter.
Pihaknya juga mengingatkan jemaah untuk tidak memberikan data pribadi, seperti nomor paspor atau identitas lainnya, kepada pihak yang tidak jelas.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan nyaman tanpa terjebak dalam praktik penipuan digital. (*)





