
Selain melakukan pemantauan, Sherly juga menyerahkan bantuan uang saku kepada seluruh JCH asal Maluku Utara dengan total anggaran mencapai Rp1,152 miliar. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan nominal Rp1,5 juta untuk setiap jemaah, termasuk pendamping.
Ia menjelaskan, terdapat peningkatan nilai bantuan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, bantuan yang diberikan sebesar Rp1 juta per jemaah, sementara tahun ini dinaikkan menjadi Rp1,5 juta.
“Tahun ini kita naikkan menjadi Rp1,5 juta per jemaah. Semoga ke depan bisa terus meningkat,” katanya.
Sherly juga menyampaikan harapannya agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, serta kembali ke tanah air dalam kondisi baik.
“Semoga seluruh jemaah haji Maluku Utara diberikan kelancaran, kemudahan, dan kesehatan selama menjalankan ibadah, hingga kembali ke tanah air dengan selamat,” tuturnya.
Ia menegaskan, kehadiran seluruh unsur Forkopimda Maluku Utara di Makassar merupakan bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap para jemaah, sekaligus memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik selama berada di embarkasi.





