BusinessNasionalNews

OJK Prediksi Suku Bunga Kredit Terus Menurun, Likuiditas Perbankan Tetap Kuat

Dalam menghadapi volatilitas ekonomi global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah, OJK memastikan akan memperkuat pengawasan terhadap perbankan nasional. Pengawasan dilakukan melalui analisis risiko yang lebih tajam serta pelaksanaan stress test dengan berbagai skenario ekonomi.

“OJK meminta perbankan melakukan identifikasi risiko secara dini dan menyiapkan langkah mitigasi yang tepat dan terukur,” ujar Dian.

Sementara itu, posisi undisbursed loan atau fasilitas kredit yang telah disetujui namun belum ditarik debitur pada Maret 2026 tercatat sebesar Rp2.527,46 triliun. Nilai tersebut meningkat 7,35 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2.354,50 triliun.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Berdayakan UMKM Lokal Jahit Seragam Gratis SD & SMP

Meski secara nominal meningkat, rasio undisbursed loan terhadap total kredit justru turun dari 29,77 persen menjadi 29,19 persen. Menurut OJK, kondisi ini menunjukkan ruang pembiayaan produktif perbankan nasional masih cukup besar untuk mendukung pertumbuhan sektor riil.

Dian optimistis industri perbankan nasional tetap memiliki ketahanan yang kuat di tengah dinamika ekonomi global dan domestik.

“Dengan likuiditas yang memadai, tren penurunan suku bunga kredit, serta sinergi kebijakan antara pemerintah, regulator, dan industri jasa keuangan, perbankan diharapkan dapat terus memperkuat fungsi intermediasi secara sehat, prudent, dan berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutupnya. (*)

BACA JUGA  TP PKK Kecamatan Tampil Anggun Peragakan Wastra Bugis-Makassar di Ramadhan Trend Hijab 2026

Lihat Semua

Previous page 1 2 3

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button