
“Yang terpenting adalah seluruh pegawai mengetahui bahwa Kota Makassar telah memiliki model pengembangan ASN berbasis manajemen talenta. ASN jadi memahami apa yang harus ditingkatkan, baik dari sisi kinerja maupun kualifikasi,” jelasnya.
Sementara itu, Rahman Hadi mendorong Pemkot Makassar untuk terus melakukan sosialisasi kepada ASN agar aktif memperbarui data kompetensi, prestasi, dan rekam jejak pada sistem SIMATA.
Ia menilai sistem tersebut akan memperkuat objektivitas dalam pengembangan karier ASN sekaligus memberikan dasar yang kuat bagi kepala daerah dalam mengambil keputusan kepegawaian.
“Dengan manajemen talenta, kepala daerah memiliki argumentasi yang kuat karena seluruh proses berbasis sistem dan data,” pungkasnya. (*)





