
“Kita ingin menjadi contoh. Jangan sampai pemerintah mengajak masyarakat membentuk koperasi, tetapi organisasi kita sendiri tidak memiliki koperasi,” ujarnya.
Menurut Andi Zulkifly, koperasi KORPRI nantinya perlu dikelola secara modern dengan dukungan teknologi informasi agar mampu berkembang dan memberi manfaat nyata bagi para anggota.
Tak hanya soal kelembagaan, Sekda Makassar itu juga meminta pengurus KORPRI menjadi pelopor pengelolaan sampah di setiap kantor perangkat daerah melalui pembentukan bank sampah dan sistem pemilahan sampah.
Ia menilai persoalan utama pengelolaan sampah di Kota Makassar saat ini terletak pada proses pemilahan sampah sejak dari sumbernya.
Karena itu, seluruh pengurus KORPRI diharapkan dapat menjadi agen lingkungan di kantor masing-masing untuk mendukung program prioritas pemerintah dalam penanganan sampah.
Di akhir sambutannya, Andi Zulkifly turut mendorong penyusunan program yang dapat memperkuat solidaritas dan kekompakan ASN melalui kegiatan olahraga maupun aktivitas kebersamaan lainnya.
Menurutnya, kegiatan seperti tenis, lari, jalan santai dan olahraga lainnya efektif membangun kebersamaan sekaligus menjaga soliditas antar ASN di lingkup Pemerintah Kota Makassar. (*)





