
Menurutnya, kehadiran delegasi internasional dalam pembukaan MIWF 2026 menjadi bukti bahwa festival tersebut semakin diperhitungkan dalam jejaring sastra dunia serta mampu membawa nama Makassar ke panggung internasional.
Adapun MIWF 2026 akan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026, dengan menghadirkan sedikitnya 144 program yang meliputi diskusi, pertunjukan, lokakarya, hingga kolaborasi lintas negara.
Selain dipusatkan di Benteng Rotterdam, sejumlah rangkaian kegiatan juga dilaksanakan di Makassar Creative Hub sebagai bagian dari penguatan ruang kreatif yang difasilitasi Pemerintah Kota Makassar.
Sementara itu, Direktur MIWF, Aan Mansyur, menjelaskan bahwa tema “Re-co-ordinate” yang diusung pada MIWF 2026 lahir dari refleksi tentang pentingnya membangun ulang relasi antar pihak dalam sebuah ekosistem.
Menurutnya, berbagai persoalan dalam organisasi maupun lembaga tidak selalu bersumber dari kebijakan semata, tetapi juga dipengaruhi lemahnya hubungan dan koordinasi antarpelaku.
“Kita sering melihat kegagalan secara vertikal karena kebijakan. Tapi jangan-jangan persoalan kita juga ada secara relasional,” ujar Aan.





