
“Kami terus mempromosikan Kota Makassar agar investor dan masyarakat tertarik datang ke sini, baik untuk berinvestasi, berwisata, maupun menggelar kegiatan nasional dan internasional,” ujarnya.
Selain itu, Andi Zulkifly turut memperkenalkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Makassar yang tertuang dalam visi “Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan”.
Program tersebut di antaranya aplikasi super apps “Lontara”, pemasangan instalasi air bersih gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah, seragam sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP, iuran sampah gratis bagi pelanggan listrik 450 hingga 900 VA, hingga pembangunan stadion bertaraf internasional.
Menurutnya, aplikasi “Lontara” menjadi salah satu bentuk transformasi digital pelayanan publik dengan mengintegrasikan berbagai layanan dan kanal pengaduan masyarakat ke dalam satu platform.
“Dulu setiap SKPD memiliki aplikasi masing-masing sehingga masyarakat kesulitan. Sekarang kami integrasikan ke dalam satu aplikasi agar pelayanan lebih mudah dan efektif,” jelasnya.
Pemkot Makassar juga terus mengembangkan program Makassar Creative Hub sebagai wadah pelatihan dan pengembangan ekonomi kreatif bagi generasi muda serta pelaku UMKM.





