
Ketua Pokja III TP PKK Kota Makassar, Dr. Erieka Novianti, mengatakan edukasi pengelolaan sampah pangan perlu ditanamkan sejak dini agar anak-anak terbiasa menghargai makanan dan peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menghabiskan makanan sesuai porsi dan memilah sampah dapat membentuk perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa sisa makanan yang dibuang sembarangan dapat berdampak pada lingkungan. Karena itu, melalui edukasi ini kami berharap lahir kebiasaan baik untuk lebih bijak mengelola makanan dan mengurangi sampah pangan,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, secara resmi membuka rangkaian kegiatan Goes to School Gerakan Stop Boros Pangan pada 12 Mei 2026 lalu.
Dalam sambutannya, Melinda menyampaikan bahwa program tersebut dihadirkan untuk membangun kesadaran generasi muda agar lebih menghargai makanan serta memahami pentingnya menjaga ketahanan pangan sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak memiliki kebiasaan yang baik sejak sekarang, mulai dari menghargai makanan, tidak menyisakan makanan secara berlebihan, hingga memahami bahwa setiap makanan memiliki nilai dan proses panjang sebelum sampai ke meja makan. Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir generasi yang lebih peduli terhadap pangan dan lingkungan,” tuturnya. (*)





