
Menurutnya, relokasi tersebut menjadi solusi jangka panjang agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum maupun arus lalu lintas masyarakat.
Selain itu, penertiban juga dilakukan terhadap lapak-lapak PKL di Jalan Kubis, Jalan Lobak, Lorong 97, Lorong 98, serta sejumlah akses menuju Jalan Veteran Utara. Pembongkaran lapak dilakukan pada malam hari dan berlangsung lancar.
“Pembersihan lapak-lapak PKL yang menuju akses Jalan Veteran sudah dibongkar. Semua berjalan baik karena pedagang juga memahami tujuan penataan ini,” katanya.
Ali menyebutkan, para pedagang yang selama ini menempati kawasan pasar tersebut telah beraktivitas selama lebih dari 20 tahun. Adapun jumlah pedagang di kawasan Pasar Kalimbu tercatat mencapai 359 orang yang tersebar di sejumlah titik.
Menurutnya, keberhasilan penataan ini menunjukkan adanya kesadaran bersama antara pemerintah dan pedagang untuk menciptakan kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, dan nyaman.
Ia berharap para pedagang tetap konsisten menempati lokasi relokasi di Terminal Malengkeri agar fungsi Jalan Veteran Utara dapat kembali optimal dan tidak lagi menimbulkan kemacetan maupun gangguan bagi pengguna jalan.





