
Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menyelesaikan tugas administrasi secara tepat waktu, tetapi juga mencakup kemampuan membangun komunikasi yang efektif, menunjukkan integritas, serta menghadirkan pengalaman layanan yang positif bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Kualitas institusi tercermin dari kualitas layanan yang dirasakan pengguna. Karena itu, tenaga kependidikan perlu terus mengembangkan kompetensi, memperkuat profesionalisme, dan membangun budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan terbaik,” jelas Prof Idar.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia, Alumni, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. Farida Patittingi, S.H., M.Hum., dalam arahannya menyampaikan salah satu keberhasilan kampus ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia dalam menjawab tuntutan pelayanan yang semakin kompleks dan dinamis.
Tenaga kependidikan merupakan salah satu elemen penting yang berinteraksi langsung dengan berbagai pemangku kepentingan. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pelayanan harus menjadi bagian dari proses pengembangan SDM yang berkelanjutan agar mampu mendukung pencapaian target secara optimal.





