
Menurutnya, upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan tidak dapat dibebankan kepada pemerintah semata, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat.
“Hari Lingkungan Hidup Sedunia bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bahwa lingkungan yang bersih dan sehat adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Aliyah.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen memperkuat pengelolaan lingkungan melalui peningkatan sistem pengelolaan sampah, pengembangan ruang terbuka hijau, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pelestarian lingkungan.
Aliyah mengajak seluruh warga untuk memulai dari langkah sederhana seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
“Kepedulian terhadap lingkungan harus menjadi budaya dan gaya hidup kita bersama,” katanya.
Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemerintah Kota Makassar berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat terus diperkuat guna mewujudkan kota yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (*)





