
Lokasi baru tersebut berada di bagian depan pasar dan menghadap langsung ke jalan utama sehingga mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, fasilitas pendukung seperti tenda kerucut dan tempat penyimpanan kelapa yang tertata rapi juga telah disiapkan guna menunjang aktivitas pedagang.
Rusli optimistis relokasi ini tidak akan mengurangi potensi penjualan pedagang karena Pasar Kampung Baru masih berada di kawasan pusat kota dan dekat dengan Benteng Rotterdam maupun Pantai Losari. Bahkan, kawasan tersebut direncanakan menjadi sentra kuliner terpadu yang akan menampung berbagai pedagang kaki lima dari sejumlah titik strategis di Kota Makassar.
Ke depan, Perumda Pasar juga menyiapkan konsep pasar kuliner malam dengan penataan tenda yang lebih menarik, pencahayaan dekoratif, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.
Sementara itu, Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, mengatakan proses relokasi telah melalui tahapan sosialisasi, edukasi, dan komunikasi dengan para pedagang. Menurutnya, Pasar Kampung Baru dipilih karena lokasinya masih berada di pusat kota dan hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi usaha para pedagang saat ini.





