
Meski menghadapi persoalan tempat tinggal, kondisi kesehatan Dg. Sara terpantau cukup baik. Ia masih mampu beraktivitas secara mandiri dan berkomunikasi dengan baik. Kepedulian masyarakat sekitar juga menjadi penopang penting selama dirinya menjalani masa-masa sulit pasca kehilangan pasangan hidup.
Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kota Makassar, Zuhur Dg. Ranca, menjelaskan bahwa pihaknya segera turun melakukan penanganan setelah menerima laporan dari masyarakat. Langkah awal yang dilakukan adalah asesmen lapangan dan koordinasi dengan pemerintah setempat untuk mendapatkan gambaran utuh mengenai kondisi klien.
“Permasalahan utama yang dihadapi Pak Dg. Sara adalah belum adanya tempat tinggal yang layak setelah beliau keluar dari rumah kontrakan. Karena itu, kami berupaya mencari solusi yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar beliau, tetapi juga memberikan perlindungan dan dukungan keluarga,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Sosial Kota Makassar memfasilitasi mediasi yang melibatkan keluarga Dg. Sara, pemerintah setempat, serta unsur keamanan dan tokoh masyarakat. Pendekatan kekeluargaan dipilih sebagai langkah utama untuk mencari solusi terbaik bagi lansia tersebut.





