
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi antara kepala puskesmas dan camat sebagai mitra strategis di wilayah masing-masing.
“Saya sengaja menghadirkan para camat karena mereka adalah mitra di wilayah. Kepala puskesmas dan camat harus menjadi tandem yang kuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.
Di bidang tata kelola, Munafri meminta seluruh kepala puskesmas memastikan data tenaga kesehatan pada Sistem Informasi SDM Kesehatan (SDMK) selalu diperbarui secara berkala sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai pengukuhan kepala puskesmas definitif merupakan langkah strategis Pemkot Makassar dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Menurutnya, kepala puskesmas memiliki peran vital sebagai pemimpin fasilitas kesehatan tingkat pertama yang harus mampu memberikan pelayanan secara profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Jabatan yang diamanahkan hari ini adalah tanggung jawab untuk memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang terbaik. Saya berharap seluruh Kepala UPT Puskesmas dapat bekerja dengan integritas, profesionalisme, dan semangat melayani,” kata Aliyah.





