MakassarNews

Wali Kota Makassar Tegaskan Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan dan Pembangunan Daerah

Sementara itu, Kepala BPS Sulawesi Selatan, Aryanto, menjelaskan bahwa SE2026 merupakan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik sekaligus menjadi salah satu program prioritas nasional dengan tingkat kompleksitas tertinggi.

Berbeda dengan sensus penduduk maupun sensus pertanian, SE2026 mengintegrasikan seluruh aspek ekonomi, penduduk, dan kegiatan usaha secara serentak selama kurang lebih 2,5 bulan pelaksanaan.

Menurut Aryanto, Kota Makassar memiliki posisi yang sangat strategis dalam perekonomian Sulawesi Selatan. Kontribusi ekonomi Kota Makassar mencapai lebih dari 34 persen terhadap total Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Selatan dan menjadikan Makassar sebagai pusat perdagangan, jasa, dan investasi di Kawasan Timur Indonesia.

BACA JUGA  TSN II IKA SMADA Makassar Resmi Ditutup, Appi Dorong Alumni Lahirkan Program Konkret

Ia menyebut, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 diukur melalui dua indikator utama, yakni tidak adanya keluarga maupun pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan serta terjaminnya kualitas data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk mendukung pelaksanaan sensus, BPS Sulawesi Selatan mengerahkan sebanyak 934 petugas sensus di Kota Makassar. Jumlah tersebut menjadi yang terbesar dibandingkan seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Lihat Semua

Previous page 1 2 3 4Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button