
Salah satu langkah nyata yang mulai diwujudkan ialah pengembangan Sentra Tukar Sampah di tingkat kecamatan. Melalui program tersebut, kontainer bekas penanganan Covid-19 yang sudah tidak digunakan akan dialihfungsikan menjadi pusat layanan bank sampah yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.
“Kecamatan Tallo menjadi wilayah percontohan. Ke depan, kontainer yang sebelumnya digunakan saat pandemi akan dimanfaatkan sebagai Sentra Tukar Sampah sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan pengelolaan sampah di wilayahnya masing-masing,” jelas Melinda.
Ia mengatakan kehadiran sentra tersebut menjadi solusi atas berbagai keluhan masyarakat terkait proses transaksi pada bank sampah yang masih terpusat. Dengan adanya bank sampah sektoral di tingkat kecamatan, proses pengumpulan dan penukaran sampah diharapkan berlangsung lebih cepat dan efisien.
Selain fokus pada pengurangan sampah, Melinda juga mengapresiasi perkembangan urban farming di Kecamatan Tallo yang terus menunjukkan kemajuan. Dari 50 titik yang telah terbentuk, Pemerintah Kecamatan Tallo menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 100 titik dalam waktu dekat.





