
Appi menekankan tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap para Da’i. Karena itu, setiap materi dakwah yang disampaikan harus berlandaskan ilmu yang dapat dipertanggungjawabkan.
Ia berharap IKDA Sulsel Cabang Makassar mampu menjadi wadah peningkatan kapasitas para Da’i melalui penguatan kompetensi, sertifikasi profesi, dan pembaruan wawasan keilmuan secara berkelanjutan.
“Melalui organisasi ini, saya berharap kualitas dan eksistensi para Da’i terus terjaga dengan pembelajaran yang mengikuti perkembangan zaman,” katanya.
Munafri juga mengajak para Da’i memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana memperluas jangkauan dakwah. Menurutnya, transformasi digital harus dilihat sebagai peluang untuk memperkaya referensi keilmuan sekaligus menyebarluaskan pesan-pesan keagamaan secara lebih efektif.
“Hari ini kita berada di era digitalisasi. Ini bukan penghalang, tetapi peluang untuk meningkatkan kualitas dakwah dan memperluas manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Da’i bukan sekadar penceramah, melainkan figur teladan yang memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.





