
“Menurut saya ini luar biasa. Saya sangat salut dan memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pak Wali Kota karena berani mengambil langkah tegas ini. Mengembalikan fungsi ruang publik agar bisa digunakan masyarakat luas adalah langkah yang sangat penting,” tuturnya.
Meski demikian, ia mengakui bahwa penataan kota selalu menghadirkan tantangan besar karena bersentuhan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Namun, selama kebijakan dijalankan dengan pendekatan yang humanis dan solutif, maka langkah tersebut patut didukung demi kepentingan publik yang lebih luas.
“Ini bukan pekerjaan mudah, risikonya besar karena harus berhadapan dengan berbagai kepentingan, termasuk masyarakat kecil. Tapi, itulah tantangan yang perlu dijalankan,” tegasnya.
Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan tokoh politik tersebut diharapkan menjadi energi positif bagi Pemerintah Kota Makassar untuk terus mewujudkan kota yang lebih tertib, bersih, aman, dan nyaman.
Penataan kawasan publik yang selama ini semrawut diyakini mampu meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai kota metropolitan yang modern dan berdaya saing.





