
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar terus memperkuat upaya pengendalian konsumsi rokok melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah pembentukan Duta Rokok di sekolah-sekolah yang berhasil berkontribusi menurunkan angka perokok remaja di Kota Makassar.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menjelaskan program tersebut dijalankan melalui kerja sama dengan Dinas Pendidikan yang memberikan akses bagi tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi dan pemeriksaan kepada para pelajar.
“Kolaborasi dengan Dinas Pendidikan membuat kami bisa masuk ke sekolah-sekolah untuk melakukan pemeriksaan. Alhamdulillah, terjadi penurunan angka perokok remaja,” ujarnya saat di temui di Kampanye Hari Tanpa Asap Rokok, CFD Sudirman, Minggu (7/6).
Ia menjelaskan, Duta Rokok merupakan pelajar yang sebelumnya pernah merokok namun telah berhasil berhenti. Mereka kemudian dibina untuk menjadi edukator sebaya yang mengajak teman-temannya menjauhi rokok.
Menurutnya, pendekatan dari sesama pelajar lebih mudah diterima dibandingkan edukasi yang hanya disampaikan oleh tenaga kesehatan.





