
“Semoga tambahan suplai air baku ke Saluran Lekopancing mampu mengoptimalkan kapasitas produksi IPA 2 Panaikang dan IPA 3 Antang sehingga berbagai keluhan pelanggan, terutama di wilayah utara Kota Makassar, dapat teratasi,” jelasnya.
Andi Syahrum menuturkan, beroperasinya Intake Manggala menjadi jawaban atas berbagai keluhan masyarakat terkait terbatasnya pasokan air bersih yang selama ini masih sering terjadi.
“Dengan tambahan suplai dari Intake Manggala, kami optimistis kualitas pelayanan akan semakin baik. Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat,” katanya.
Intake Manggala yang berada di kawasan Moncongloe dibangun sebagai sumber suplesi air baku untuk IPA 2 Panaikang. Fasilitas ini memanfaatkan aliran Sungai Tallo dengan kapasitas sekitar 300 liter per detik, sehingga mampu memperkuat kontinuitas sekaligus meningkatkan keandalan pasokan air baku bagi sistem penyediaan air minum di Kota Makassar.
Tambahan kapasitas tersebut diharapkan mampu mengurangi persoalan krisis air bersih yang selama ini dirasakan masyarakat, terutama di wilayah utara kota. Selain meningkatkan debit produksi, pengoperasian intake juga diyakini akan memperbaiki tekanan air sehingga distribusi ke rumah-rumah pelanggan menjadi lebih stabil.





