
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar mulai mengkaji penawaran kerja sama pembangunan ducting sharing sebagai langkah strategis dalam mendukung penataan jaringan utilitas bawah tanah sekaligus mewujudkan tata kota yang lebih tertib, aman, dan modern.
Pembahasan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, didampingi Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Zainal Ibrahim, dalam rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda, Balai Kota Makassar, Kamis (2/7/2026).
Rapat turut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Bagian Kerja Sama, serta Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ).
Andi Zulkifly menjelaskan, rapat tersebut difokuskan untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap proposal kerja sama yang diajukan pihak ketiga. Kajian dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari regulasi, teknis pelaksanaan, hingga skema pemanfaatan aset milik daerah.
Menurutnya, proposal tersebut menawarkan pembangunan jaringan ducting sharing menggunakan satu jalur kabel serat optik (fiber optic) yang dapat dimanfaatkan secara bersama oleh sejumlah penyedia layanan telekomunikasi.





