
“Banyak peserta yang ingin mengetahui bagaimana koordinasi antar-OPD dibangun, bagaimana mekanisme tindak lanjut pengaduan dilakukan, hingga bagaimana komitmen pimpinan daerah mampu menggerakkan seluruh perangkat daerah dalam menjalankan transformasi digital,” ungkapnya.
Bahkan, beberapa pemerintah kota menyatakan ketertarikannya untuk melakukan studi tiru ke Kota Makassar guna mempelajari implementasi LONTARA Plus sebagai salah satu praktik terbaik pelayanan publik berbasis digital.
Roem menyambut baik antusiasme tersebut dan menegaskan kesiapan Pemerintah Kota Makassar untuk berbagi pengalaman dalam mendorong percepatan transformasi digital pelayanan publik di berbagai daerah. (*)





